Resensi buku
OLEH : SIHATUL CISMIFAH (130210302019)
IDENTITAS BUKU
Judul Buku :
Tutorial Mengajar untuk Melejitkan Otak Kanan dan Kiri Anak
Pengarang :
Ahmad Faidi
Penerbit :
DIVA Press
Tebal Buku :
262 halaman
Tutorial Mengajar untuk Melejitkan Otak Kanan dan Kiri
Anak
A. Apa itu seni mengajar ?
Seni mengajar merupakan sebuah upaya
membingkai aktivitas pelajaran dikelas dengan nuansa estetis serta pendekatan
yang bersifat humanis dan rasa. Seni belajar berkaitan dengan berbagai seni
yang lain, seperti seni berbicara atau retorika, seni berkomunikasi atau
persuasive, seni humor atau selera humor, dan seni visual atau seni treatikal.
Guru yang memiliki rasa jiwa seni yang tinggi, dipadukan dengan tingkat
pemahaman yang mendalam terhadap materi, akan memberikan siswa impresi lebih
dalam mengajar dirasa betul sifat pentingnya.
B. Cara Mengajar yang Baik
Menjadi guru yang baik tidak hanya sekedar
menunjukkan intregitas dan nilai kepribadian. Betapa banyak guru yang baik
hatinya, tidak pemarah, tidak berkata keras, tidak suka menghukum, dan selalu
tersenyum, tetapi mereka kurang dapat mengispirasi untuk berbuat lebih dari
yang mereka berikan. Sekalipun itu penting, integritas moral bukan satu-satunya
standar untuk menjadi guru yang baik. Masih dibutuhkan hal lain, yaitu seni dan
pemahaman akan materi pelajaran. Guru yang paling baik dan efisien akan
menggunkan metode pembelajaran yang kreatif, sehingga mereka dapat meraih dan
mencakup semua siswanya, serta melibatkan siswa secara efektif.
C. Menggunakan Paradigma Pembelajaran Berbasis Otak
(Brain Based Learning)
Pengajar haruslah mendasarkan praktik
pengajarnyavterhadap tipografi otak siswanya. Tidak hanya satu bagian otak
saja, tetapi kedua bagian atau hemisfer otak sekaligus. Jika tidak melibatkan
kedua fungsi otak tersebut, ketidakseimbangan akan terjadi pada diri siswa.
Potensi salah satu otak akan lemah dan semakin lemah. Karena itu, guru harus
menggunakan strategi pelibatan otak kiri dan kanan siswanya ketika mengajar.
Dalam beberapa materi pelajaran, memang terdapat beberapa pelajaran yang
dominan menggunakan otak kiri, seperti matematika, fisikan dan kimia.
Pelajaran-pelajaran tersebut mengharuskan guru cara melatih berfikir logis,
analitik, dan runtut pada siswa, karena materi pelajaran tersebut memang harus
dikuasai dengan cara berfikir seperti itu. Satu riset yang dibuat oleh Carnegie
Institute di Amerika menyatakan bahwa 99% prang yang sukses dalam hidupnya
adalah orang-orang yang menggunakan 80% otaknya untuk kemampuan keratif dan
berfikir. Parahnya, system pembelajaran berbasis memori ini tidak hanya
digunakan dalam ilmu social saja, tetapi juga di ilmu-ilmu sains, matematika,
dan rums-rumus dalam biologi.
Namun, karena pembelajaran yang diterima
oleh siswa bersifat hafalan, maka yang kita kuasai saat ini bukanlah bagaimana
teknik mengelola sumber daya alam menjadi sumber daya energy, misalnya menjadi
bahan bakar minyak.
KECERDASAN OTAK KANAN
A. Karakteristik dan Fungsi Otak Kanan
Beberapa cirri khas yang dapat ditemukan pada diri
seseoarang yang memiliki tingkat kecerdasan otak kanan antara lain, suka
lelucon, menyenangkan bagi orang lain, memiliki jiwa seni yang tinggi, penuh
daya kreativitas. Seseorang yang kebih dominan otak kanannya dapat di
identifikasikan melalui beberapa cirri khas tersebut yang terakumulasi menjadi
sebuah karakter pribadi yang khas dan dapat diandalkan dalam berbagai seni
kehidupan. Berbeda dari otak kiri yang berfungsi sebagai pengendali IQ, otak kanan
memiliki fungsi penunjang pertama bagi perkembangan EQ. Artinya, disini, otak
kanan berfungsi sebagai pendorong dalam hal persamaan, khayalan, kreativitas,
bentuk atau ruang, emosi, serta warna dan sosialisasi.
B. Kekuatan Otak Kanan
Otak kanan merupakan jaminan utama meski bukan
satunya-satunyayang dpat menentukan kesuksesan dan keberhasilan seseorang dalam
menjalani kehidupan. Ada beberapa tipe kecerdasan otak kanan yang merupakan
kekuatan potensional manusia dalam menjalani kehidupan, terutama dalam
menciptakan kepribadian yang tangguh dan penuh tanggung jawab.
MATA PELAJARAN-MATA PELAJARAN YANG DOMINAN OTAK KIRI DAN
OTAK KANAN
A. Mata Pelajaran yang Dominan Otak Kiri
Dalam
Metode pembelajaran, tidak metode belajar yang sempurna.
dari berbagai jenis metode mengajar, seperti ceramah, diskusi dan sebagainya,
tidaj bisa di klaim salah satunya yang terbaik. emua metode pembelajaran perlu
disesuaikan dengan materi pelajaran, tujuan pembelajaran, dan lain sebagainya.
Krena itu, sebagai salah satu penentu metodeatau seni mengajar, materi
pelajaran yang penting untuk diketahui kualitasnya dalam kaitannya dengan
penggunaan otak. Berikut ini adalah beberapa materi peljaran yang dominan
menggunakan otak kiri. Mata pelajaran yang dominan Otak Kiri adalah : Matematika,
Fisika, Kimia, Biologi, Geografi.
B. Mata Pelajaran yang Dominan Otak Kanan
Adapun mata pelajaran yang perlu mendapatkan perhatian
khusus demi memberikan porsi yang besar pada otak kanan siswa yang selama ini
telah terabaikan, antara lain seni budaya, pendidikan agama, sosiologi da
kendati demikian, kita tidak harus terpaku hanya pda beberapa mata pelajaran
tersebut. Untuk mengasah kemampuan otak kanan siswa, bisa juga dilakukan diluar
mata pelajaran yang ada, misalnya melalui audiovisual atau yang lainnya. Mata
pelajaran yang dominan Otak Kanan adalah : Seni Budaya, Bahasa Indonesia,
Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama
C. Kurikulum Berbasis Kemampuan Otak Kanan
Satu hal yang perlu kita ketahui bahwa tujuan mendasar
dari keberadaan otak kanan adalah untuk menciptakan pertahanan diri yang kokoh
dalam menghadapi berbagai macam persoalan. Selain itu, dibawah kendali otak
kanan, kita senantiasa terdorong untuk menemukan dan merancang ide-ide baru
yang menarik dan belum pernah dilakukan sebelumnya.
TEKNIK PEMBELAJARAN YANG MAMPU MAMPU MELEJITKAN OTAK KIRI
DAN OTAK KANAN
A. Seni Mengajar yang Dapat Melejitkan Otak Kiri dan
Kanan
Seni mengaja yang berbasi otak merupakan
strategi atau manajemen fungsi kedua belahan otak dan telah menjadi metode umum
pembelaran di Negara-negara maju seperti, singapura, jepang dank ore selatan.
Manajemn fungs kedua otak atau subjek dalam pembelajaran. Terutama, pendidik
bagi anak-anak usia dini dan sekolah dasar. Melalui pembelajaran berbasis otak,
siswa dididik untuk sama-sama mengaktifkan edua belahan otak mereka, agar
pembelajaran bisa berlangsung lebih kreatif.
B. Menciptakan Pembelajaran Tak Sadar dengan Lingkungan
yang Optimal
Dalam hal ini, yang perlu kita ketahui
adalah siswa sebenarnya belajar lebih banyak dari apa yang diajarkan oleh guru.
Siswa tidak hanya mempelajari apa yang disampaikan oleh guru, akan tetapi
secara tidak sadar ia juga mempelajari tentang perilaku guru, cara guru
berbicara, cara guru mengajar, penampilan guru, seberapa baik guru merespon
mereka, dan lain sebagainya. Dengan demikian, menjadi penting bagi kita sebagai
guru akan senantiasa menjaga berbagai hal yang dapat menimbulkan kesan negative
dalam pemaham para siswa terhadap diri kita.
C. Pembeljaran Berbasis Kemampuan Otak Kanan
Ada berbagai teknik yang dapat kita ikut
untuk menerapkan pembelajaran berbasis kemampuan otak kanan, diantaranya
sebagai berikut.
1. Tekinik aktivasi otak kanan
2. Pembelajaran dengan otak kanan ala Linda V.William
3. Melejitkan otak kanan ala Daniel H. Pink